Fila Amank Farm: Belajar budidaya perikanan - pembenihan ikan nila bagi pemula ca-app-pub-4836435869284757/4320646519

Iklan javascript

Tuesday, August 7, 2018

Belajar budidaya perikanan - pembenihan ikan nila bagi pemula


Cara Mudah Budidaya Pembenihan ikan nila



Ikan Nila adalah salah satu jenis ikan yang telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan mudah untuk dibudidayakan. Salah satu jenis ikan yang mirip dengan ikan nila adalah ikan mujair. Perbedaan kedua jenis ikan ini terletak pada warna tubuh, ikan nila pada tubuhnya terlihat garis kehitaman sedangkan ikan mujair tidak terlihat garis itu.

Ikan nila adalah jenis ikan yang mudah dibudidayakan, berikut adalah cara sederhana budidaya pembenihan ikan nila.



1.       Pemilihan lokasi dan pembuatan kolam

Pemilihan lokasi merupakan hal penting dalam budidaya pembenihan ikan nila, diantaranya:

a.       Lokasi budidaya pembenihan ikan nila sebaiknya dekat dengan sumber air yang mengalir/mempunyai sirkulasi;

b.       Tersedia air sepanjang tahun/tidak berada pada daerah yang sulit air;

c.       Lokasi budidaya pembenihan ikan nila tidak berada di wilayah banjir;

d.       Hindari  limbah kegiatan masyarakat/pabrik di sekitar sumber air yang digunakan untuk budidaya pembenihan ikan nila;

e.       Lokasi pembenihan ikan nila hendaknya tidak rembes;

f.        Usahakan lokasi pembenihan ikan nila bedara diantara sumber air dan pembuangan  air kolam.

Contoh


2.       Pembuatan kolam pembenihan ikan nila

Pematang kolam





 Dasar kolam

Bentuk dasar kolam pembenihan ikan nila adalah miring dari saluran masuk ke pembuangan air. Pada saluran pembuangan air diberi kamalir yang merupakan saluran pada dasar kolam. Kamalir berfungsi untuk mempercepat pengeringan kolam, tempat berkumpulnya ikan pada saat pemanenan dan tempat bersembunyi ikan pada saat keadaan bahaya. Kamalir dibuat mulai dari pipa pemasukan sampai pipa pengeluaran (pengurasan) bias juga dibuat  kotak mengikuti bentuk kolam kira-kira berjarak 1,5 meter dari pematang dasar kolam (tembok dasar kolam).

Kamalir dibuat selebar 50c, dan kedalaman 30 cm.

Selain kamalir buat juga kubangan dekat pipa pembuangan air, kubangan ini untuk memudahkan penangkapan ikan pada saat pemanenan.



3.       Pemilihan induk untuk budidaya pembenihan ikan nila

Calon induk bias diperoleh dengan cara menyeleksi sejumlah induk-induk nila yang ada. Penyeleksian calon indukan dilakukan berulang-ulang. Seleksi calon induk dilakukan dengan memili induk yang terbaik dari calon induk pertama. Induk yang dipilih memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dan memiliki tubuh lebih besar daripada induk-induk nila yang lain.



Calon induk ikan nila dapat dipjahkan setelah berumur 6 bulan. Pada saat umur tersebut, induk ikan nila memiliki berat sampai 500gram dan pejantan 500-800 gram.

Setelah dipijahkan indukan ikan nila siap dipijahkan kembali setelah 2-6 minggu. Masa produktif ikan nila adalah 1,5 sampai 2 tahun.

Berikut adalah ciri-ciri indukan yang baik

a.       Calon indukan Ikan Nila tidak cacat, baik sirip maupun bagian lainnya;

b.       Tubuh relative besar dibandingkan dengan umur pada umumnya;

c.        Sisik tersusun rapi;

d.       Gerakan lincah.

Ciri indukan betina: tubuh lebih kecil dan mempunyai tonjolan membulat dan memiliki dua lubang, sedangkan induk jantan: tubuh lebih besar, memiliki tonjolan yang meruncing dan hanya mempunyai satu lubang, apabila perut diurut ke belakang akan mengeluarkan cairan sperma berwarna putih,  terjadi perubahan warna di badan menjadi kehitaman dan sisi/tepi sirip ekor berwarna kemerahan.

4.       Persiapan kolam pemijahan budidaya ikan nila

a.       Persiapan kolam pemijahan secara tradisional

1)      Keringkan kolam selama 3-5 hari

2)      Perbaiki kebocoran

3)      Buatlah kamalir sesuai yang dijelaskan di atas

4)      Buatlah kubangan dipintu pengeluaran air sesuai yang sudah dijelaskan di atas

5)      Balik dasar kolam

6)      Ratakan dasar kolam

7)      Tebar kapur dolomit 25-100 gram/m atau sesuai kondisi PH daerah masing-masing

8)      Alirkan air ke kolam sampai kedalaman 75 cm dan biarkan selama 7 hari, bias juga tambahakan probiotik

9)      Hari ketujuh, indukan siap dilepaskan

b.       Persiapan kolam pemijaham semi intensif

Cara ini sama persis seperti cara tradisional hanya saja diberikan sekat pemisah dari bambu.

5.       Pemijahan

a.       Pemijahan tradisional

Pasang saringan pada saluran pembuangan

Perbandingan pembenihan ikan nila yaitu 1:1.

Berikan pakan dedak halus 3% dari berat badan setiap hari

Jaga sirkulasi air

Dua minggu setelah tebar indukan, akan terlihat larva ikan yang berenang secara bergerombol

Tangkaplah larva tersebut menggunakan seser halus lalu pindah dalam hava atau letakkan pada kolam penampungan.

Penangkapan ikan dilakukan setiap hari secara teratur. Setelah 4 minggu induk ditebar, surutkan air kolam. Lakukan sedikit demi sedikit agar benih-benih ikan yang tersisa tidak mati atau tidak tertinggal di dasar kolam. Lakukan pada pagi hari/setelah subuh atau sore hari.

Setelah air kolam surut, benih akan berada di kamalir selanjutnya tangkap benih tersebut menggunakan seser.  Pada saat air sudah rata dengan kamalir aliri air dengan aliran kecil. Hal ini dimaksudkan agar air yang keruh karena pengurasan akan terganti dengan air baru sehingga air tetap segar yang menjaga ikan tetap sehat.

b.       Pemijahan semi intensif

1)      Cara pertama

Pembenihan dengan cara ini ialah induk jantan dan betina ditematkan menjadi satu. Pemijahan induk dengan cara ini terjadi dalam sekatan yang tebuat dari bambu. Perbandingan luas kolam pemijahan dan kolam pendederan adalah 1:4

Tempatkan indukan pada saluran pengeluaran, agar larva keluar dan mencari aliran air karena ikan nila menyukai air mengalir.

Sekat dimaksudkan agar indukan tidak bisa masuk ke kolam pendederan, sedangkan larva ikan bisa bebas keluar ke kolam pendederan. Cara lebih efektif dan tidak banyak menyita tenaga dan hasil yang diperolehpun pebih maksimal.

Perbandingan indukan dengan cara ini yaitu 1:2, jika ikan yang dilepas 30 ekor berarti 10 ekor jantan dan 20 ekor betina dengan kepadatan 2 ekor/m2.

Selebihnya sama dengan cara tradisional yaitu mengenai penangkapan larva, dan pengeringan kolam. Hanya saja dengan cara ini bisa diambil indukannya saja dengan menggunakan jaring dasar. Caranya rentangkan jaring dari pinggir sampai pinggir, pastikan tidak ada lubang

2)      Cara kedua

Cara kedua dilakukan dengan memisahkan jantan dan betina juga dengan kolam pendederan. Dengan perbandingan 1:1:5. Jika kolam dibuat 35 m2 maka kolam jantan 5 meter, betina 5 meter dan kolam deder 25 meter.

Buat sekat bambu yang dengan jarak disesuaikan agar ikan jantan tidak bisa masuk ke kolam betina dan betina bisa masuk ke kolam jantan.

Kolam jantan dibuat paling pinggir di tempat pengeluaran air, betina di tengah dan pendederan berada di pengisian air. Selebihnya sama dengan cara semi intensif yang pertama.



6.       Pendederan larva ikan nila

1.       Persiapan kolam

Siapkan kolam pendederan jika pendederan dilakukan di kolam yang berbeda dari kolam indukan. lihat juga http://filafarm.blogspot.com/2018/08/pemupukan-kolam-tanah-pendederan-lele.html Pemupukan Kolam Tanah



Jika pendederan langsung berada dikolam indukan caranya hanya mengurangi kedalaman kolam hingga tersisa 30 cm saja setelah mengambil indukan.



Persiapan kolam

Setelah dikeringkan, tebar kapur dolomit dan pupuk kandang sebanyak 300-500 gram/m2. Tebarkan pupuk kandang secara merata. Pemupukan ditujukan untuk menumbuhkan pakan alami sebagai makanan benih ikan nila

Alirkan air hingga ketinggian 20-30 cm.

Diamkan sampai hari ke 6

Tebar larva nila pada hari ke 7 pada sore hari



2.       Penebaran larva ikan nila

Tebar larva ikan nila pada sore hari dengan letakkan larva pada ember. diamkan sampai 30 menit di kolam pendederan, setelah kurang lebih 30 menit miringkan ember agar terisi air dan biarkan larva ikan nila keluar dengan sendirinya.
cara melepas larva ikan nila sama seperti ikan lele Pemeliharaan Larva

Demikain Cara mudah budidaya pembenihan ikan nila bagi pemula, semoga menambah manfaat


No comments:

Post a Comment

Semoga bermanfaat

Total Pageviews

Komentar

Tulis disini

Translate