Beternak ayam petelur
Pada dasarnya ayam beternak ayam dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu ayam pedaging dan ayam petelur.
Ayam pedaging dibudidayakan untuk diambil dagingnya sedangkan ayam petelur diambil telurnya
berbeda dengan ayam kampung yang biasanya hanya dibudidayakan untuk sampingan saja, Ayam pedaging biasanya dibudidayakan untuk usaha dengan skala kecil sampai dengan besar untuk memenuhi kebutuhan akan daging di pasaran yang terus meningkat.
Senada dengan ayam pedaging, kebutuhan akan telur di pasaran yang terus saja meningkat membuat usaha ini kian menggeliat dan mempunyai prospek yang cerah.
Dari tahun ke tahun jumlah penduduk di Indonesia semakin meningkat yang juga mengakibatkan peningkatan permintaan akan kebutuhan telur.
faktor yang lain adalah kian bertambahnya para wirausahawan yang bergerak dalam bidang kuliner yang membutuhkan telur sebagai bahan utama ataupun bahan tambahan. Belum lagi ditambah untuk konsumsi rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga yang menjadikan telur sebagai favorit karena mempunyai kandungan gizi yang cukup dan dari segi harga masih terjangkau untuk semua kalangan.
Akan tetapi jika anda berminat untuk memulai menekuni ternak ayam petelur, maka anda harus memahami cara beternak ayam petelur dengan baik, minimal sudah mempunyai dasar teori yang kuat yang kemudian bisa dimaksimalkan dengan pengalaman setelah anda menggeluti dunia ini.
Hal ini sesuai dengan fakta di lapangan dimana saya sharing dengan seorang teman yang menggeluti dunia ayam petelur dari nol, dari sekedar tahu teori sampai sekarang sudah cukup berhasil untuk ukuran skala kecil.
Memilih lokasi dan kandang
Lokasi harus jauh dari pemukiman dan usahakan tidak ada ternak unggas kampung yang tidak terpantau kesehatannya karena bisa menyebarkan bibit penyakit
Kandang
Kandang ada dua pilihan yaitu kandang koloni/umparan atau kandang baterai
Keduanya memiliki kelemahan dan keunggulan, namun teman saya menyarankan kandang baterai saja. Alasan yang pertama pembagian pakan sama rata, telur lebih aman dan ayam tidak rawan kanibal dll
Contoh kandang sederhana
Lihat di sini
https://www.youtube.com/watch?v=_oYSFTw2shw
Pemilihan bibit ayam
Bibit ayam ada dua jenis yaitu ayam yang menghasilkan telur putih dan coklat, namun yang umum di Indonesia yaitu telur coklat.
Pilihlah bibit dari pabrikan misal DOC dari perusahaan besar charon phokpan atau japfa.
Ayam tidak cacat lincah bergerak, mata cerah. bila ada yang demikian lebih baik dipisahkan namun kalau DOC dari perusahaan besar biasanya sehat semua.
Pemberian pakan
Pakan yang berkualitas akan berpengaruh pada kesehatan ayam dan telur yang akan dihasilkan nantinya. Pilihlah pakan pabrikan yang sudah terbukti kualitasnya, namun bila akan meracik pakan sendiri pastikan dari bahan-bahan yang berkualitas yang mengandung karbohidrat, kalsium, protein, mineral, vitamin yang berimbang untuk kebutuhan ayam.
Pengalaman rekan yang pernah meracik pakan sendiri harganya tidak jauh berbeda karena harga-harga bahan pakan yang juga mahal serta tidak bisa menilai kandungan yang tersedia karena belum bisa menguji kandungan nutrisi yang tersedia dalam pakan tersebut sehingga kemudian memilh untuk memakai kembali pakan pabrikan.
Jumlah pemberian pakan pun harus sesuai takaran dari mulai DOC sampai ayam bertelur dan sampai presentase telur turun atau menjelang afkir dengan pertimbangan kualitas telur yang dihasilkan.
Perawatan dan kesehatan,
Vaksinasi coriza
Muali dari DOC pastikan tidak telat memberikan vaksinasi dan pastikan melakukan semua vaksinasi untuk menjaga ayam dari serangan penyakit.
Pembersihan berkala kandang dilakukan secara berkala untuk mejaga kebersihan dan terhindar dari berbagai macam penyakit.
Contoh kandang sederhana
Lihat di sinihttps://www.youtube.com/watch?v=_oYSFTw2shw
Kuntungan Ayam petelur
beternak ayam petelur lumayan untuk memenuhi kebutuhan hidup
Misal dari 400 ekor ayam menghabiskan pakan dalam sehari 45 kilo dan menghasilkan telur 380 butir atau 20 kilo maka pendapatan yang di dapat bisa mencapai 100an ribu jika dibuat rata-rata harga telur 20ribu dan harga pakan 290ribu persak (50kilo).
Namun hasil bisa berbeda tergantung usaha dan doa hehehehe
Yang perlu diketahui adalah awal-awal ayam bertelur sebagian besar ayam menghasilkan telur yang kecil (rata-rata 18-20 butir perkilo) dan semakin lama besar (rata-rata 16 butir perkilo) yah tergantung pola makan yang diberikan pada ayam.
selamat mencoba
Contoh kandang sederhana
Lihat di sini
https://www.youtube.com/watch?v=_oYSFTw2shw