Fila Amank Farm: 2018 ca-app-pub-4836435869284757/4320646519

Iklan javascript

Tuesday, November 13, 2018

Tanaman Hidroponik

Budidaya Tanaman Hidroponik Sederhana

Hidroponik adalah suatu cara pembudidayaan tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media pertumbuhan.
Namun pada perkembangannya ada yang menggunakan media tanah juga, hal ini terkait dengan pengembangan untuk budidaya scala besar.

Budidaya tanaman hidroponik pada pringsipnya memberikan nutrisi yang diperlukan dalam bentuk larutan

Tanaman yang bisa dibudidayakan dengan sistem hidroponik diantaranya
Tanaman buah: melon, semangka dll; tanaman sayuran: tomat, cabai, paprika, timun, selada dst.

Model cara bertanam hidroponik sendiri mempunyai keuntungan yaitu:
1. Perlakuan budidaya tidak tergantung musim
2. Pertumbuhan tanaman relatif lebih cepat
3. Hasil yang lebih banyak
4. Lebih tahan hama dan penyakit
5. tidak memerlukan banyak tempat

Seadangkan kekurangannya
1. Masih agak susah dalam budidaya scala besar
2. modal awal yang cukup besar jika untuk scara besar
3.  Tehnik yang belum banyak dipahami sehingga banyak yang gagal

Tempat untuk budidaya tanaman hidroponik sendiri lebih baik terhindar dari hujan dan yang pasti harus cukup sinar matahari

Langkah-langkah budidaya hidroponik
1. Penyiapan kotak semai
kotak semai terbuat dari papan berukuran panjang 100 cm, lebar 15 cm dan tinggi 5 cm

2. membuat arang sekam
sebelum membuat arang sekam siapkan dahulu bahan-bahannya diantaranya tungku pembakar.
tungku pembakar terbuat dari kaleng yang sisi-sisinya dilubangi agar nyala api bisa keluar
langkah selanjutnya membakar arang sekam
bahan bakar arang sekar bisa berasal dari kertas, kayu dsb. isikan ke dalam tungku pembakar dan nyalakan bahan2 tersebut. kemudian taburkan sekam padi disekeliling tungku pembakaran sampai menutupi tungku, dan biarkan corong tungku tetap terlihat (jangan sampai tertimbun)

setelah rata, lakukan pembalikan sekam dengan maksuk agar sekar tidak menjadi abu, sekam yang sudah terbakan biasanya berwarna hitam.
Siram sekam padi yang terbakar (membara) dengan air (cukup disemprotkan saja)

setelah menjadi hitam tandanya arang sekar sudah jadi.

Bahan yang lain yang digunakan adalah pasir,
siapkan pasir halus. masukkan kedalam wadah dan saringan, siram pasir dengan air sampai air hasil siraman berwarna jernih. kemudian jemur pasir sampai kering.

2. Tahap selanjutnya yaitu penyemaian

Pilih benih bermutu, jangan asal benih, jangan asal benih apalagi baru pertama kali mencoba budidaya hidroponik.
Rendam benih dengan larutan pestisida dengan konsentrasi 0,02 % (2 cc/liter air) selama 15 menit. Buang benih yang mengapung.

Isi kotak penyemaian yang sudah dibuat dengan arang sekam dan pasir dengan perbandingan 7 arang 3 pasir, buat garitan kurang lebih sedalam 0,5 cm dengan jarak 4 cm kemudian tabur benih sesuai garitan kemudian tutup dengan arang sekam ata pasir steril.

Kontrol penyemaian dengan melakukan penyiraman jika media semai kering, jangan sampai sangat basah karena akan membuat benih malah busuk.

setelah berumur 15 hari, bibit siap disapih/dipindahkan.

Bibit yang terpilih dipindahkan kedalam pot-pot, bisa menggunaakna pot plastik gelas air mineral atau kantung plastik kecil yang telah dilubangi kecil-kecil.
media tanam pot masih menggunakan arang sekam dan pasir.
Setelah bibit berumur 30 hari atau mempunyai 5 helai daun siap ditanam menggunakan sistem hidroponik.
Yang sudah ahlinya mungkin dari penyemaian langsung dipindahkan ke media hidroponik.

Pembuatan larutan nutrisi.
Larutan yang dibutuhkan bermacam-macam, kira-kira ada 14 macam lebih lah, namun dikelompokkan menjadi 3 kelompok.

Larutan nutrisi dibutuhkan secara continnyu agar perkembangan tanaman baik.
Macam-macam larutan nutrisi hidroponik.

A.
Ca(NO3)2.4H2O (Kalsium nitrat)
HNO3 (Asama Nitrat)
FeSO4 (Ferrum Sulfat)

B
H3PO4 (Asam Phosphat)
KNO3 (Kalium Nitrat)
KH2PO4 (Kalium Hidrogen Phosphat)
MgSO4 (Magnesium sulfat/garam inggris)
H3BO3 (Asam Borat)
(NH4)6Mo7O4 (Amonium molibdat)
ZnSO4 (Seng sulfat)
CuSO4 (Kupri Sulfat)
K2SO4 (Kalium sulfat)

C
CO(NH2)2 (Urea)

Nah untuk penanaman sendiri ada banyak tehnik, silahkan pilih yang anda suka
Bisa menggunakan pipa paralon. dengan cara media tanam biasanya menggunakan wadah kecil dan masukkan ke dalam pipa paralon yang telah dilubangi, dan pastikan agar akar terendam sedikit namun tidak semuanya terendam karena akan mati.

Bisa juga menggunakan cara konvensional dengan menggunakan polibag yang sudah diisi arang sekam dan pasir dan berikan nutrisi dengan interval 3 kali sehari. Gantung polibag dengan sistem pengajiran.

Selamat mencoba, kurang lebihnya browsing lagi hehehehe
semoga bermanfaat.


Thursday, November 8, 2018


SUMBER ASAM AMINO YANG DIBUTUHKAN UNTUK IKAN
Protein merupakan sumber asam-asam amino yang mengandung unsur-unsur C, H, O dan N yang tidak dimiliki oleh lemak maupun karbohidrat. Mutu protein dinilai dari perbandingan asam-asam amino yang terkandung dalam protein tersebut. Pada prinsipnya suatu protein yang dapat menyediakan asam amino essensial dalam suatu perbandingan yang menyamai kebutuhan tubuh ikan, mempunyai mutu yang tinggi.Sebaliknya protein yang kekurangan satu atau lebih asam-asam amino essensial mempunyai mutu yang rendah.Asam-asam amino yang biasanya sangat kurang dalam bahan makanan disebut asam amino pembatas. Dari suatu penelitian dinyatakan bahwa pemberian pakan hendaknya dilakukan dengan pencampuran bahan asam amino pembatas atau dengan kata lain asam amino pembatas yang kurang pada sumber protein yang satu akan ditingkatkan oleh kadar asam amino pembatas dari sumber protein lainnya. Dalam pemberian pakan ikan juga harus diperhatikan jumlah asam amino esensial pembatasnya. Adapun yang dimaksud dengan asam amino esensial pembatas adalah asam amino esensial yang konsentrasi antara leusin dan valin berinteraksi dalam hubungan paralel dengan konsentrasi isoleusin.Kualitas protein berbeda beda tergantung  pada jenis dan jumlah asam amino penyusunnya. Kekurangan asam amino esensial akan mengakibatkan penurunan pertumbuhan retensi protein yang rendah disebabkan oleh tingginya perbedaan komposisi asam amino esensial dalam protein dibandingkan dengan komposisi asam amino esensial tubuh ikan.Penentuan kualitas protein dapat dilakukan dengan membandingkan komposisi asam amino esnsial pada pakan yang diberikan terhadap ikan yang diuji. Untuk membandingkan asam amino yang terdapat di dalam bahan baku pakan dengan bahan tambahan protein lainnya dapat dilakukan dengan perhitungan dengan cara evaluasi kimiawi / skor kimia. Semakin dekat jenis dan jumlah asam amino dalam bahan baku pakan dengan jenis dan jumlah asam amino dalam bahan tambahan protein, berarti semakin baik kualitas bahan baku tersebut. Persamaannya adalah sebagai berikut :

Skor kimia =    Asam amino dalam protein bahan baku pakan (g)      x 100%
                        Asam amino dalam bahan tambahan protein (g)

Penggunaaan protein pakan optimal ini dipengaruhi oleh kesimbangan protein dan energi yang tepat dan penambahan unsur-unsur vitamin dan mineral yang sesuai dengan kebutuhan ikan, proses pembuatan pakan dan penyimpannya serta pemberian pakan yang tepat dan penyediaan kondisi lingkungan (air) yang baik. Hal tersebut dinyatakan karena protein ikan pada kandungan optimal memberikan pertumbuhan maksimal pada ikan,
Berikut ini beberapa bahan yang mengandung protein tinggi yang dapat difungsikan sebagai pakan ikan :
·         Kedelai unggulan : dengan kandungan protein : 40-44 %
·         bungkil kacang kedelai /soyabean meal (SBM) dengan kandungan protein : 35 %
·         tepung ikan dengan kandungan protein : 40-45 %
·         biji wijen dengan kandungan protein : 38,2 %
·         biji karet mengandung 10 – 22% protein dan asam amino esensial

Penelitian membuktikan bahwa antar spesies ikan terdapat perbedaan yang sangat besar dalam kebutuhannya terhadap protein dan asam amino. Beberapa perbedaan tersebut kemungkinan disebabkan oleh perbedaan pada laju pertumbuhan, bobot pakan yang dikonsumsi, dan sumber asam amino dalam pakan. Kekurangan atau defisiensi akan protein atau asam amino esensial berakibat menurunkan perolehan bobot.      

Monday, October 1, 2018

Cara Membuat Pupuk Kompos Sendiri Hemat dan Praktis

Cara Membuat Pupuk Kompos Sendiri Hemat dan Praktis

Simak baik-baik ya kawan

Kompos sebenarnya berasal dari kata Componere yang artinya menaruh atau menyusun, menumpuksuatu bahan secara bersama-sama. Pengomposan berarti penumpukan berbagai jenis bahan- seperti tnah, sampah, sisa tumbuh-tumbuhan, kotoran hewan sehingga menjadi suatu campuran yang akan mengalami pelapukan (dekomposi) dan bukan mengalami pembusukan. Perlu diingan BUKAN Pembusukan TETAPI Pelapukan.
Kompos merupakan jenis pupuk alam, dari jenis pupuk alam diantaranya sebagai berikut:
  1. Pupuk kandang
  2. kompos
  3. pupuk hijau
  4. humus
Manfaat Kompos

1. Sebagai penyubur tanah

Kompos merupakan pupuk pengganti pupuk pabrikan seperti urea, tsp, kcl dll yang kadang-kadang sulit dicari dan lumayan lah harganya.

Tanah akan subur jika diberi komos karena kompos sama fungsinya sebagai pupuk seperti halnya pupuk pabrik. tanah yang subuh akan menghasilkan tanaman yang subur pula

2. Sebagai Penggembur Tanah

a. tanah berpasir sifatnya kurang bisa menahan air sehingg tanah cepat kering. kalau tanah ini dipakai sebagai lahan pertanian akan kurang baik, namun tergantung pula tanaman yang ditanam.

untuk mengatasi hal tersebut tanah harus ditambahkan dengan tanah liat dan kompos dengan perbandingan (2:4:3)

b. tanah liat banyak mengandung genangan air akibatnya tanaman akan cepat busuk. Cara memperbaiki kondisi tanah seperti ini dengan mencampurkan  setiap 2 bagian tanah liat ditambah satu bagian pasir dan satu bagian kompos (2:1:1)




3. Sebagai Media Tanam

Kompos sering juga digunakan sebagai media tanam dengan cara kompos: tanah: pasir (3:2:5)

4. Pencemaran Lingkungan

Memanfaatkan limbah saya kira lebih bijak daripada membuangnya, diantara limbah yang bisa digunakan sebagai kompos yaitu: Limbah pekarangan, limbah dapur, limbah pertanan, limbah peternakan dst


SYARAT PEMBUATAN KOMPOS

Sarat yang umum untuk pengkomposan diantaranya
1. Bahan-bahan yang digunakan jangan terlalu kasar (cacah halus/kira-kira 10cm)
2. Gundukan kompos harus di atas tanah yang kering (mempunyai saluran pembuangan)
3. bahan-bahan kompos disusun berlabis setiap lapis tebalnya kira-kira 30cm. Buat jangan terlalu besar agar mudah membalikan kira-kira dibuat 2 x 3 m dan tinggi 1,5 m
4. untuk menetralkan terjadinya peningkatan keasaman di dalam tumpukan harus ditambahkan abu, kapur dan sekam dalam tumbukan tersebut
5. Gundukan komps sebaiknya diberi atap agar terhindar dari air hujan dan terhindar dari panas denga tujuan agar gundukan tetap basah dan lembab
6. Setiap 1 bulan tumpukan dibolak balik 4 kali

BAHAN PEMBUATAN KOMPOS

Limbah ternak diantaranya Kotoran ayam, kotoran sapi, Kerbau, kuda dll
Limbah pertanian diantaranya Jerami (padi, jagung, tebu), sisa pengolahan tebu, kulit kopi, kentang dst
Bahan penetral keasaman diantaranya Kapur, abu, dan sekam
Tanah, gunakan tanah pertanian atau tanah sampah, pisahkan tanah dengan sampah non organi seperti kaleng, plastik dll serta batu
Bahan tambahan diantanya Za, Ts dan Zk. Namun bahan tambahan ini tidak wajib ya kawan

Alasan bahan-bahan sisa tumbuhan, hewan, sampah harus dikomposkan diantaranya
1. Bentuk sisa tumbuhan dan hewan berbentuk kasar dan kemampuan mengikat air kurang
2. Jika langsung dibenamkan dalam tanah mengakibatkan tanah berderai.
3. Terhindari dari pembentukan racun dari pelapukan atau penguraian sisa tubuhan/hewan

CARA PEMBUATAN KOMPOS PRAKTIS

Baha yang akan digunakan seperti 
jerami yang sudah dipotong-potong kira-kira 10 cm dan pupuk kandang
Buat tempat gundukan dari papan atau semen/ bayangkan saja seperti kolam ikan, nah seperti itu buatnya
Cara penumpukan, buat 5 tumpukan setinggi masing-masing tumpukan 30cm
Setiap tumpukan disusun paling bawah jerami kemudian pupuk kandang, kapur, tanah. ulangi langkah yang sama sampai lapisan ke 5 kemudian tambahkan air secukupnya biar nyemek2 saja dan jangan lupa beri saluran air di tepi gundukan agar tidak menggenang.

Catatan, jerami bisa dicampur kotoran ternak dahulu hingga rata dengan perbandingan setiap 30 kilo jerani dikasih 5 kg kotoran dan urea sedikit. dan itu hanya lapisan jerami saja ya, untuk lapisan keseluruhannya sama tetep menggunakan kotoran hewan juga.

Setelah bahan-bahan selesai diproses kemudian tutup rapat gundukan dengan plastik yang sudah dilubangi.

Setelah satu bulan buka plastik dan balik gundukan . Setelah tiga bulan kompos sudah jadi dengan bentuk menyerupai tanah


Semoga bermanfaat

Thursday, September 27, 2018

Cara Membuat Pupuk Organik Cair NPK Sederhana


Cara Buat Pupuk Organik Cair

Dewasa ini teknologi pertanian meningkat secara drastis baik dari segi peralatan maupun sistem yang digunakan, namun kendala yang dialami para petani masih saja klasik, yaitu pupuk yang lumayan mahal jika dibandingkan hasil panen yang diperoleh, untuk mengatasi hal tersebut banyak dilakukan inovasi-inovasi untuk menekan biaya produksi.
Salah satu cara yang dilakukan adalah mengganti dengan sistem tanam semi organik dan organik. hal ini dilakukan bukan hanya untuk menekan biaya produksi namun juga karena kesadaran akan pentingnya kesehatan.
Secara singkat saya akan memaparkan cara membuat pupuk orgnik cair yang sederhana yang pernah saya buat, ya tentunya dari berbagai sumber yang saya cari. ini bukan penemuan tapi ini kombinasi dan semoga bisa bermanfaat dan memicu para petani untuk giat dalam melakukan penelitian agar dapat berdikari pupuk tanpa harus membeli hehehehe.

Untuk cara pembuatannya sebagai berikut 

  • Pupuk N
Bahan :
-          Urine hewan         : 10 liter (pilihannya urine kelinci) 
-          Kohe halus           : 1/2 karung
-          Daun daunan hijau (daun gamal, kacang-kacangan, wedusan dll) : 1 karung
-          Rotan                   : 1 liter (em 4)
-          Gula / molases      : 1 kg
-          Air                        : 20 liter

Cara buat :
-          Daun daunan dicacah halus
-          Campurkan semua bahan dan aduk aduk sampai merata
-          Fermentasi selama 2 minggu

Dosis :
1 liter + 10 liter air

·         Pupuk P
Bahan :
-          Batang pisang                  : 1 pohon (gunakan yang sudah busuk)
-          Kohe guano/puyuh           : 5 kg
-          Rotan                               : 1 liter (em4)
-          Gula / molases                  : 1 kg
-          Air                                    : 30 liter

Cara buat :
-          Batang pisang dicacah halus
-          Campurkan semua bahan dan aduk aduk sampai merata
-          Fermentasi selama 2 minggu

Dosis :
1 liter + 10 liter air

·         Pupuk K
Bahan :
-          Sabut Kelapa                    : 10 kg
-          Rotan                               : 1 liter (em4)
-          Gula / molases                  : 1 kg
-          Air                                    : 30 liter

Cara buat :
-          Campurkan semua bahan dan aduk aduk sampai merata
-          Fermentasi selama 2 minggu

Dosis :
1 liter + 10 liter air

Wednesday, September 5, 2018

Jenis-jenis ikan lele budidaya yang banyak dibudidayakan

Budidaya Perikanan
Jenis Ikan Lele yang banyak dibudidayakan di Indonesia

1. Ikan Lele Lokal

Jenis ikan lele merupakan yang paling banyak dikenal di masyarakat. Sebelum muncul jenis lele lain seperti lele dumbo, para petani biasa membudidayakan lele jenis ini. Namun kini sudah sangat jarang yang beternak lele lokal karena dianggap kurang menguntungkan.

Tingkat Food Convertion Ratio (FCR) ikan lele lokal sangat tinggi namun tingkat pertumbuhannya sangat lambat. Jelas ini sangat merugikan para pembudidaya. Bayangkan saja, lele lokal yang berumur satu tahun masih kalah besar dengan ikan lele dumbo yang berumur dua bulan!

Lele lokal yang ada di Indonesia terbagi lagi menjadi 3 jenis, yaitu: Lele hitam, Lele putih, Lele Merah

Lele merah dan putih biasanya dipelihara untuk dijadikan ikan hias. Sedangkan jenis lele hitam biasanya dibudidayakan untuk dimakan.

Ikan lele lokal mempunyai senjata berupa patil yang mengandung racun berbahaya. Racun ini bisa membunuh mangsanya dan membuat bengkak jika pada manusia.



2. Ikan Lele Dumbo


Ikan lele ini pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 1985 dari Taiwan. Dan langsung menjadi favorit bagi para pembudidaya karena pertumbuhannya yang cepat dan berbadan bongsor.

Habiat asli lele dumbo berasal dari perairan Kenya, Afrika. Namun ada beberapa sumber yang mengatakan lele dumbo adalah hasil persilangan dari ikan lele asal Taiwan Clarias Fuscus dengan lele asal Afrika Clarius Mosambicus.

Ciri-ciri fisik ikan lele dumbo bisa dilihat dari warna kulitnya yang berwarna hitam kehijauan. Patil pada lele dumbo lebih ramah bila dibandingkan dengan lele lokal. Saat stress, kulit lele dumbo akan berubah menjadi bercak-bercak hitam / putih, namun akan kembali seperti semula jika stressnya sudah hilang.

Ikan lele dumbo sangat cocok dibudidayakan di koalm tanah karena tidak mempunyai kebiasaan membuat lubang. Walaupun ikan lele dumbo memiliki tubuh yang besar dibanding lele lokal, soal rasa daging lele dumbo masih kalah dengan lele lokal.

Namun dalam perkembangannya lele dumbo kurang disukai peternak dikarenakan mutasi gen dari persilangan yang tidak terkontrol sehingga pertumbuhan menjadi kurang dan daya tahan juga menurun


3. Ikan Lele Sangkuriang


Ikan lele sangkuriang dilepas secara resmi oleh Departemen Kelautan dan Perikanan pada tahun 2004. Lele sangkuriang lahir karena adanya kekhawatiran para petani akan menurunnya kualitas lele dumbo. Penurunan ini disebabkan oleh kesalahan dalam menghasilkan bibit secara terus menerus.

Hingga akhirnya Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPAT) Sukabumi pada tahun 2002 mengupayakan untuk mengembalikan sifat-sifat unggulnya dengan cara persilangan balik.

Nama sangkuriang diambil dari kisah rakyat Jawa Barat tentang seorang anak bernama Sangkuriang yang menikahi ibu kandungnya sendiri. Hal ini juga yang dilakukan oleh BBPAT untuk menghasilkan ikan lele sangkuriang.

BBPAT mengawinkan indukan betina lele dumbo generasi ke dua/F2 dengan lele dumbo jantan F6. Indukan jantan ini merupakan anak dari lele betian F2.

Kelebihan lain, lele sangkuriang lebih tahan terhadap penyakit, bisa dipelihara di air minum dan rasa daging yang lebih baik.

Kelemahannya adalah induk lele sangkuriang tidak bisa di benihkan lagi. Jika dibenihkan maka kulitasnya akan turun. Jadi peternak harus melakukan persilangan balik untuk mendapatkan benih yang baru dari jenis yang sama dengan awal Penciptaannya

Disatu sisi ini adalah kelemahan karena budidaya akan tertekan dan hanya orangorang tertentu yang bisa membudidayakannya, di satu sisi lain ini adalah kelebihan karena tidak bisa dibudidayakan sembarangan orang.
Namun sekalilagi, mental pembudidaya diuji, jika semuanya menginginkan hasil yang baik pasti tidak akan membudidayakan secara masif dan asal, tapi jika orietasinya hanya keuntungan maka justru akan "membunuh" nama sangkuriang itu sendiri.



4. Ikan Lele Phyton

Tidak seperti jenis lele lainnya yang ditemukan dari hasil penelitian, ikan lele phyton malah ditemukan oleh para peternak lele dari Pandeglang, Banten pada tahun 2004.

Ikan ini merupakan hasil persilangan dari induk lele bekas Thailand F2 dengan induk lele lokal. Namun tidak diketahui jenis dari indukannya dan dari generasi berapa indukan lele lokalnya.

Namun ada beberpa sumber yang mengatakan bahwa lele phyton berasal dari induk betina eks Thailand F2 dengan induk jantan dumbo F6.

Ikan lele phyton mempunyai keunggulan diantaranya tingat kelangsungan hidup lebih dari 90%, kuat terhadap cuaca dingin dan Food Convertion Ratio (FCR) mencapai 1% yang artinya 1 kg pakan bisa menghasilkan 1 kg daging yang dihitung mulai dari benih ditebar sampai panen dimana siklusnya pemeliharaan 50 hari.

Benih tersebut ternyata tidak cocok dengan kondisi iklim Desa Banyuundu yang dingin. Dengan melakukan trial and error, mereka akhirnya menemukan varietes lele yang pas untuk diternak di Desa mereka.

Ikan lele phyton memiliki bentuk kepala mirip dengan ular phyton. Gerakannya lincah dan rasa dagingnya gurih.


5. Ikan Lele Mutiara

Penurunan kualitas benih ikan lele yang umum (lele dumbo), membuat beberapa pihak melakukan kegiatan penyilangan benih untuk mendapatkan varietes lele yang unggul.

Salah satunya adalah Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi yang dipimpin oleh Bambang Iswanto. Penelitian dilakukan pada tahun 2010 hingga 2014. Selama 4 tahun, mereka akhirnya berhasil melahirkan varietes unggul ikan lele yang diberi nama Mutiara. Merupakan akronim dari MUtu tinggi TIAda taRa.

Ikan lele mutiara memiliki banyak keunggulan dari jenis lele lain, di antaranya:

Efisiensi pakan lebih tinggi

Tingkat FCR ikan lele mutiara sebesar 0,8-1,1. Dengan demikian hasilnya juga akan meningkat. Menggunakan benih ikan lele mutiara bisa meningkatkan efisiensi pakan hingga 10% sehingga perbandingan usahanya meningkat menjadi sekitar 30-60%.

Waktu pembesaran lebih singkat

Dalam waktu 2-3 bulan, benih ikan lele mutiara sudah bisa dipanen dengan ukuran 6-9 ekor/kg. Benih lele mutiara juga mempunyai tingkat hidup yang tinggi.

Produktivitas hasil panen meningkat

Benih ikan lele mutiara yang ditebar pada kolam yang sama dengan jenis lele lain akan menghasilkan hasil panen sekitar 700-900 kg.

6. Lele Masamo
Berbeda dengan Lele Python yang didapatkan dari hasil uji coba tanpa riset. Lele Masamo dihasilkan dari pengumpulan strain atau sifat plasma Nutfah beberapa varietas ikan lele. Misalnya Strain Lele Afrika terkenal dengan keunggulannya yaitu kecepatan pertumbuhan dan ketahanan fisik. Sementara ikan lele Afrika yang sudah mengalami percampuran atau kohaibtasi di Asia telah mengalami proses perubahan suhu sehingga memiliki ketahanan terhadap perubahan suhu. 

Ikan Lele Masamo pertama kali diperkenalkan oleh PT Matahari Sakti Mojokkerto. Ikan super ini memang memiliki kualitas yang sangat baik karena merupakan hasil pencampuran strain unggul lele dari beberapa negara. Dikatakan ada tujuh strain yang dicampurkan dalam varietas ini. 

Karena sifat unggulnya, lele ini didistribusikan secara terbatas oleh PT MS Mojokerto dengan harga yang lebih mahal. Untuk Lele Masamo, harga indukkan bisa mencapai Rp. 100.000 - Rp. 300.000 per ekor. Dengan kata lain, ikan lele Masamo memiliki harga 3-4 kali lebih mahal dari lele dumbo atau sangkuriang.

Ciri - ciri fisik ikan lele Masamo adalah bertumbuh lonjong, patil lebih tajam serta, tubuh lebih panjang serta memiliki bintik - bintik seperti tahi lalat. Diantara beberapa keunggulan lele jenis Masamo adalah :
1. Lebih tahan stress
2. Memiliki ketahanan terhadap cuaca
3. Memiliki tingkat bertelur besar
4. Memiliki tingkat keseragaman tinggi
5. Sifat kanibal yang rendah
6. Pertmbuhan yang lebih cepat
7. Tubuh lebih besar
Secara pribadi, saya paling menyukai lele jenis ini karena saya sudah mencoba sendiri jenis yang ini dan belum dikawin silangkan lagi.
Secara hasi sangat bagus dari segi kuantitas, kerataan tumbuh, dan daya tahan juga lebih baik.

Namun apapun jenisnya, saya yakin akan mampu memperoleh hasil yang maksimal jika benih tersbut benar-benar berkualitas.

Salam tani  

Thursday, August 23, 2018

Penyebab dan Mencegah ikan lele mati masal - Budidaya Perikanan Lele

Budidaya Ikan Lele memang sangat memerlukan perhatian khusus bila kita ingin sukses dan mendapatkan hasil memuaskan, sekedar bertukar pelangalaman saja dengan teman-teman tani yang memang suka budidaya lele apaun jenisnya, yah walau belum sesukses seperti teman-teman lainnya tapi setidaknya bisa dijadikan pelajaran yang berharga buat teman-teman pembudidaya.

Bukan rahasiah lagi memang ikan lele memiliki daya tahan tubuh cukup baik terhadap kondisi air dan kondisi alam  kurang baik, tetapi rekan-rekan jangan terkecoh dengan sebutan bahwa lele bisa tahan terhadap kondisi air kurang baik, karena buktinya seringkali kita menebar ikan lele yang ukuran kecil tanpa disangka-sangka lele mati semua,

Untuk bibit lele yang masih kecil, sebenarnya sangat rentan terhadap semua jenis perubahan disebabkan oleh faktor lingkungan dan juga penyakit sering menyerang tanpa kita ketahui gejalanya. ini dikarenakan lele budidaya berbeda dengan lele yang berada di alam dengan segala keadaan habitatnya baik predator, banjir, perubahan cuaca dan tentunya air sebagai tempat hidup mereka. Sedangkan lele budidaya selalu dalam pengawasan baik dari segi air, makanan, apalagi predator yang sudah pasti tidak ada kecuali temennya sendiri hehehehe.

Untuk  menekan angka kematian yang disebabkan oleh faktor diatas rekan-rekan dianjurkan memilih benih ikan lele  benar-benar berkualitas dan sangat sehat (untuk ciri-ciri anak ikan lele yang berkualitas dan sehat rekan-rekan bisa baca dalam postingan selanjutnya) baca juga Rahasia kekeberhasilan budidaya lele agar panen melimpah

Biasanya kasus yang sering terjadi banyaknya benih ikan mati terlebih karena kecerebohan kita pada tahap cara pemindahan dari satu kolam ke kolam lainnya, kita sering tidak mempehatikan tingkat setres dari benih ikan saat dipindahkan, dan kita juga sering sekali memindahkan benih terlalu tergesa-gesa tanpa memulihkan terlebih dahulu kondisi fisik dari ikan yng kita tebar. alhasil ikan menurun kondisi vitalitasnya dan ini sangat rentan terserang penyakit.
Selain itu, pemeliharaan terutama kondisi air sangat berpengaruh. air yang tidak sehat bias memicu kematian masal lele
dibawah ini saya akan mencoba menguraikan beberapa faktor cukup sangat penting untuk dilakukan dan dihindari, supaya tidak terjadi kematian ikan lele secara masal diantaranya: 

1. Pemilihan system budidaya
Ya, sistem budidaya merupakan hal penting untuk mencapai keberhasilan budidaya lele disamping kendala yang lain, saya mempunyai Pengalaman budidaya lele sistem Red Water Sistem (RWS)

2. Penanganan yang tepat
Banyak jalan menuju roma, namun anda harus mencari jalan yang terbaik dan tercepat untuk menuju ke sana hehehehe, sama seperti lele, missal lele terkena penyakit maka anda harus cepat mencari alternatif penanganan pra dan pasca pengobatan.

3. Perhatikan Pengiriman ikan yang tepat
Usahakan ketika anda membeli benih lele, tau asal usulnya. Misal di sana baru dipanen dan belum dilakukan pemulihan saya yakin tingkat kematian akan tinggi.
Perkirakan juga jumlah dalam satu wadah untuk berapa lama jangka waktu pengiriman

4. Hal yang juga tidak kalah penting adalah perawatan dan pemeliharaan ikan lele
Kematian masal tidak akan terjadi jika dilakukan pemeliharaan yang tepat
Management pakan lele Red Water Sistem
Cara Bibis Pakan

Selamat mencoba dan sukses selalu

Tuesday, August 14, 2018

Tips pengadukan obat cabai


Cara menanam cabai yang baik dan benar - tips mencampur obat perekat pada cabai



Selamat datang di fila amank farm/ filafarm.blogspot.com tempat Berbagi ilmu dan pengalaman budidaya perikanan, peternakan dan pertanian mulai dari pembenihan, pengolahan, perawatan, pemeliharaan, dan panenBerbagi ilmu dan pengalaman budidaya perikanan, peternakan dan pertanian mulai dari pembenihan, pengolahan, perawatan, pemeliharaan, dan panen.Berbagi ilmu dan pengalaman budidaya perikanan, peternakan dan pertanian mulai dari pembenihan, pengolahan, perawatan, pemeliharaan, dan panen

Kali ini fila amank farm akan membahas dan mengupas tuntas budidaya pertanian khususnya menanam cabai, cabai merah cabai rawit, apa aja lah pokoknya cabai yang puedes hehehe.



Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca ya gaes.



Langkah pertama yaitu pemilihan benih cabai unggul, yah biar mudah ya beli saja yang sudah jadi tinggal pilih mau cabai apa. Tapi kalua mau mencoba membuat sendiri ya silahkan saja fila amank farm coba bantu untuk membuat benih yang manteb.


Caranya begini sob:

1.   Pokok cabai dipetik dari pohon yang besar, tidak terjangkit penyakit, berbuah banyak, pastinya sehat dan tidak cacat dong…

2.   Petik cabai yang benar-benar tua, sehat, dan besar, intinya sama sama point 1 tapi kalau yang ini cabainya ya sob

3.   Potong ujung dan pangkal cabai, ambil bagian tengahnya saja

4.   Keringkan.

5.   Mudah bener…hehehe

6.   Setelah kering, ketika akan menyemai siapkan gelas atau ember isikan air hangat suam-suam kuku dan berikan sedikit garam, cemplungkan biji yang sudah kering tadi dan diamkan beberapa saat. Akan terlihat biji yang tenggelam dan yang mengapung. Buang yang mengapung.

Ingat ya sob, mau biji kemasan jadi ataupun buatan sendiri point nomor 6 ini tetap harus dilakukan

7.   Nah sekarang anda sudah mendapatkan bibit unggul sendiri.



Jangan menyepelekan proses awan jika menginginkan hasil panen yang berkah melimpah karena menurut saya proses awal berpengaruh 50% dari tingkat keberhasilan.



Langkah selanjutnya yaitu menyemai bibit cabai



Haduh…kok kagak langsung ditebar di sawah lading hutan lautan saja ya hhehe, yups alasannya yaitu

1.  Menyeleksi bibit yang baik

2.  Memastikan bibit cukup kuat untuk ditanam di sawah/ladang

3.  Agar tumbuh seragam di sawah

4.  Memaksimalkan lahan yang ada

5.  Mengurangi resiko penggantian bibit yang mati atau tidak tumbuh

Lalu bagaimana cara menyemainya? Setiap akan menyemai, harus direndam air hangat dulu beberapa saat sekaligus menyeleksi benih cabai

a.  Siapkan kertas koran/tisu, lalu basahi dengan air

b.  Tebarkan biji cabai di atas kertas yang sudah dibasahi tadi

c.   Masukkan dalam wadah dan tutup rapat

d.  Tunggu sampai berkecambah

e.  Setelah tumbuh bisa dipindahkan ke media tanam semai, yaitu wadah plastic kecil. Tunggu sampai beberapa minggu hingga siap tanam di lahan

Atau dengan cara,

1.  Siapkan media semai (plastic kecil berisi tanah dan kompos)

2.  Rendam biji cabai dengan air hangat beberapa saat, buang biji/benih yang mengapung

3.  Letakkan biji di media tanam semai tersebut dan tutup dengan tanah tipis-tipis

4.  Tunggu beberapa hari, biasanya maksimal 1 minggu sudah tumbuh semua

5.  Siap tanam setelah mempunyai 5-6 helai daun



Langkah selanjutnya adalah persiapan lahan

Lahan dipersiapkan 2 minggu sebelum cabai siap tanam. Caranya adalah sebagai berikut,

1.   Aduk tanah menggunakan traktor agar tanah terbalik dengan tujuan mengeluarkan zat-zat yang merugikan

2.   Berikan pupuk kompos, atau apa saja secara merata

Jika pupuk tidak dicampurkan dengan tanah, bisa juga memberikan pupuk di bagian dasar gundukan tanah

3.   Buat gundukan tanah kira-kira tinggi 50 cm lebar 1 meter, panjang suka-suka anda sesuai lahan yang ada

4.   Tutup dengan plastic gundukan tersebut

5.   Lubangi plastic 2 hari sebelum tanam dengan system zig zag di usahakan antar lubang berjarak minimal 80 cm

6.   Siap tanam



Untuk perawatan, tergantung kondisi dan gunakan felling anda sebagai petani. Intinya jika pertumbuhan kurang berikan pupuk, jika ada gejala penyakit segera berikan tindakan.

Jangan terlalu banyak air, cukup basah saja karena jika terlalu lembek akan terjangkit penyakit busuk akar/batang/daun.

Penyakit strip juga bisa dikatakan sahabat cabai, lihat secara seksama apabila ada tanda-tanda daun keriting segera berikan tindakan. Apabila terlihat daun menguning tidak normal, segera lihat, mungkin itu tanda busuk akar, batang atau daun, biasanya itu kalua tanah terlalu lembek/basah



Intinya obat untuk cabai begini sob, berikan perekat paling akhir jangan di awal heheh OPS keceplosan.

Ndak apalah buat sobat tani semua, ingat perekat di akhir jangan di awal



Demikian pembahasan Budidaya pertanian - menanam cabai yang baik dan benar - tips mencampur obat perekat pada cabai

Total Pageviews

Komentar

Tulis disini

Translate