Fila Amank Farm: Cara Membuat Pupuk Kompos Sendiri Hemat dan Praktis ca-app-pub-4836435869284757/4320646519

Iklan javascript

Monday, October 1, 2018

Cara Membuat Pupuk Kompos Sendiri Hemat dan Praktis

Cara Membuat Pupuk Kompos Sendiri Hemat dan Praktis

Simak baik-baik ya kawan

Kompos sebenarnya berasal dari kata Componere yang artinya menaruh atau menyusun, menumpuksuatu bahan secara bersama-sama. Pengomposan berarti penumpukan berbagai jenis bahan- seperti tnah, sampah, sisa tumbuh-tumbuhan, kotoran hewan sehingga menjadi suatu campuran yang akan mengalami pelapukan (dekomposi) dan bukan mengalami pembusukan. Perlu diingan BUKAN Pembusukan TETAPI Pelapukan.
Kompos merupakan jenis pupuk alam, dari jenis pupuk alam diantaranya sebagai berikut:
  1. Pupuk kandang
  2. kompos
  3. pupuk hijau
  4. humus
Manfaat Kompos

1. Sebagai penyubur tanah

Kompos merupakan pupuk pengganti pupuk pabrikan seperti urea, tsp, kcl dll yang kadang-kadang sulit dicari dan lumayan lah harganya.

Tanah akan subur jika diberi komos karena kompos sama fungsinya sebagai pupuk seperti halnya pupuk pabrik. tanah yang subuh akan menghasilkan tanaman yang subur pula

2. Sebagai Penggembur Tanah

a. tanah berpasir sifatnya kurang bisa menahan air sehingg tanah cepat kering. kalau tanah ini dipakai sebagai lahan pertanian akan kurang baik, namun tergantung pula tanaman yang ditanam.

untuk mengatasi hal tersebut tanah harus ditambahkan dengan tanah liat dan kompos dengan perbandingan (2:4:3)

b. tanah liat banyak mengandung genangan air akibatnya tanaman akan cepat busuk. Cara memperbaiki kondisi tanah seperti ini dengan mencampurkan  setiap 2 bagian tanah liat ditambah satu bagian pasir dan satu bagian kompos (2:1:1)




3. Sebagai Media Tanam

Kompos sering juga digunakan sebagai media tanam dengan cara kompos: tanah: pasir (3:2:5)

4. Pencemaran Lingkungan

Memanfaatkan limbah saya kira lebih bijak daripada membuangnya, diantara limbah yang bisa digunakan sebagai kompos yaitu: Limbah pekarangan, limbah dapur, limbah pertanan, limbah peternakan dst


SYARAT PEMBUATAN KOMPOS

Sarat yang umum untuk pengkomposan diantaranya
1. Bahan-bahan yang digunakan jangan terlalu kasar (cacah halus/kira-kira 10cm)
2. Gundukan kompos harus di atas tanah yang kering (mempunyai saluran pembuangan)
3. bahan-bahan kompos disusun berlabis setiap lapis tebalnya kira-kira 30cm. Buat jangan terlalu besar agar mudah membalikan kira-kira dibuat 2 x 3 m dan tinggi 1,5 m
4. untuk menetralkan terjadinya peningkatan keasaman di dalam tumpukan harus ditambahkan abu, kapur dan sekam dalam tumbukan tersebut
5. Gundukan komps sebaiknya diberi atap agar terhindar dari air hujan dan terhindar dari panas denga tujuan agar gundukan tetap basah dan lembab
6. Setiap 1 bulan tumpukan dibolak balik 4 kali

BAHAN PEMBUATAN KOMPOS

Limbah ternak diantaranya Kotoran ayam, kotoran sapi, Kerbau, kuda dll
Limbah pertanian diantaranya Jerami (padi, jagung, tebu), sisa pengolahan tebu, kulit kopi, kentang dst
Bahan penetral keasaman diantaranya Kapur, abu, dan sekam
Tanah, gunakan tanah pertanian atau tanah sampah, pisahkan tanah dengan sampah non organi seperti kaleng, plastik dll serta batu
Bahan tambahan diantanya Za, Ts dan Zk. Namun bahan tambahan ini tidak wajib ya kawan

Alasan bahan-bahan sisa tumbuhan, hewan, sampah harus dikomposkan diantaranya
1. Bentuk sisa tumbuhan dan hewan berbentuk kasar dan kemampuan mengikat air kurang
2. Jika langsung dibenamkan dalam tanah mengakibatkan tanah berderai.
3. Terhindari dari pembentukan racun dari pelapukan atau penguraian sisa tubuhan/hewan

CARA PEMBUATAN KOMPOS PRAKTIS

Baha yang akan digunakan seperti 
jerami yang sudah dipotong-potong kira-kira 10 cm dan pupuk kandang
Buat tempat gundukan dari papan atau semen/ bayangkan saja seperti kolam ikan, nah seperti itu buatnya
Cara penumpukan, buat 5 tumpukan setinggi masing-masing tumpukan 30cm
Setiap tumpukan disusun paling bawah jerami kemudian pupuk kandang, kapur, tanah. ulangi langkah yang sama sampai lapisan ke 5 kemudian tambahkan air secukupnya biar nyemek2 saja dan jangan lupa beri saluran air di tepi gundukan agar tidak menggenang.

Catatan, jerami bisa dicampur kotoran ternak dahulu hingga rata dengan perbandingan setiap 30 kilo jerani dikasih 5 kg kotoran dan urea sedikit. dan itu hanya lapisan jerami saja ya, untuk lapisan keseluruhannya sama tetep menggunakan kotoran hewan juga.

Setelah bahan-bahan selesai diproses kemudian tutup rapat gundukan dengan plastik yang sudah dilubangi.

Setelah satu bulan buka plastik dan balik gundukan . Setelah tiga bulan kompos sudah jadi dengan bentuk menyerupai tanah


Semoga bermanfaat

No comments:

Post a Comment

Semoga bermanfaat

Total Pageviews

Komentar

Tulis disini

Translate