Fila Amank Farm: Tips pengadukan obat cabai ca-app-pub-4836435869284757/4320646519

Iklan javascript

Tuesday, August 14, 2018

Tips pengadukan obat cabai


Cara menanam cabai yang baik dan benar - tips mencampur obat perekat pada cabai



Selamat datang di fila amank farm/ filafarm.blogspot.com tempat Berbagi ilmu dan pengalaman budidaya perikanan, peternakan dan pertanian mulai dari pembenihan, pengolahan, perawatan, pemeliharaan, dan panenBerbagi ilmu dan pengalaman budidaya perikanan, peternakan dan pertanian mulai dari pembenihan, pengolahan, perawatan, pemeliharaan, dan panen.Berbagi ilmu dan pengalaman budidaya perikanan, peternakan dan pertanian mulai dari pembenihan, pengolahan, perawatan, pemeliharaan, dan panen

Kali ini fila amank farm akan membahas dan mengupas tuntas budidaya pertanian khususnya menanam cabai, cabai merah cabai rawit, apa aja lah pokoknya cabai yang puedes hehehe.



Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca ya gaes.



Langkah pertama yaitu pemilihan benih cabai unggul, yah biar mudah ya beli saja yang sudah jadi tinggal pilih mau cabai apa. Tapi kalua mau mencoba membuat sendiri ya silahkan saja fila amank farm coba bantu untuk membuat benih yang manteb.


Caranya begini sob:

1.   Pokok cabai dipetik dari pohon yang besar, tidak terjangkit penyakit, berbuah banyak, pastinya sehat dan tidak cacat dong…

2.   Petik cabai yang benar-benar tua, sehat, dan besar, intinya sama sama point 1 tapi kalau yang ini cabainya ya sob

3.   Potong ujung dan pangkal cabai, ambil bagian tengahnya saja

4.   Keringkan.

5.   Mudah bener…hehehe

6.   Setelah kering, ketika akan menyemai siapkan gelas atau ember isikan air hangat suam-suam kuku dan berikan sedikit garam, cemplungkan biji yang sudah kering tadi dan diamkan beberapa saat. Akan terlihat biji yang tenggelam dan yang mengapung. Buang yang mengapung.

Ingat ya sob, mau biji kemasan jadi ataupun buatan sendiri point nomor 6 ini tetap harus dilakukan

7.   Nah sekarang anda sudah mendapatkan bibit unggul sendiri.



Jangan menyepelekan proses awan jika menginginkan hasil panen yang berkah melimpah karena menurut saya proses awal berpengaruh 50% dari tingkat keberhasilan.



Langkah selanjutnya yaitu menyemai bibit cabai



Haduh…kok kagak langsung ditebar di sawah lading hutan lautan saja ya hhehe, yups alasannya yaitu

1.  Menyeleksi bibit yang baik

2.  Memastikan bibit cukup kuat untuk ditanam di sawah/ladang

3.  Agar tumbuh seragam di sawah

4.  Memaksimalkan lahan yang ada

5.  Mengurangi resiko penggantian bibit yang mati atau tidak tumbuh

Lalu bagaimana cara menyemainya? Setiap akan menyemai, harus direndam air hangat dulu beberapa saat sekaligus menyeleksi benih cabai

a.  Siapkan kertas koran/tisu, lalu basahi dengan air

b.  Tebarkan biji cabai di atas kertas yang sudah dibasahi tadi

c.   Masukkan dalam wadah dan tutup rapat

d.  Tunggu sampai berkecambah

e.  Setelah tumbuh bisa dipindahkan ke media tanam semai, yaitu wadah plastic kecil. Tunggu sampai beberapa minggu hingga siap tanam di lahan

Atau dengan cara,

1.  Siapkan media semai (plastic kecil berisi tanah dan kompos)

2.  Rendam biji cabai dengan air hangat beberapa saat, buang biji/benih yang mengapung

3.  Letakkan biji di media tanam semai tersebut dan tutup dengan tanah tipis-tipis

4.  Tunggu beberapa hari, biasanya maksimal 1 minggu sudah tumbuh semua

5.  Siap tanam setelah mempunyai 5-6 helai daun



Langkah selanjutnya adalah persiapan lahan

Lahan dipersiapkan 2 minggu sebelum cabai siap tanam. Caranya adalah sebagai berikut,

1.   Aduk tanah menggunakan traktor agar tanah terbalik dengan tujuan mengeluarkan zat-zat yang merugikan

2.   Berikan pupuk kompos, atau apa saja secara merata

Jika pupuk tidak dicampurkan dengan tanah, bisa juga memberikan pupuk di bagian dasar gundukan tanah

3.   Buat gundukan tanah kira-kira tinggi 50 cm lebar 1 meter, panjang suka-suka anda sesuai lahan yang ada

4.   Tutup dengan plastic gundukan tersebut

5.   Lubangi plastic 2 hari sebelum tanam dengan system zig zag di usahakan antar lubang berjarak minimal 80 cm

6.   Siap tanam



Untuk perawatan, tergantung kondisi dan gunakan felling anda sebagai petani. Intinya jika pertumbuhan kurang berikan pupuk, jika ada gejala penyakit segera berikan tindakan.

Jangan terlalu banyak air, cukup basah saja karena jika terlalu lembek akan terjangkit penyakit busuk akar/batang/daun.

Penyakit strip juga bisa dikatakan sahabat cabai, lihat secara seksama apabila ada tanda-tanda daun keriting segera berikan tindakan. Apabila terlihat daun menguning tidak normal, segera lihat, mungkin itu tanda busuk akar, batang atau daun, biasanya itu kalua tanah terlalu lembek/basah



Intinya obat untuk cabai begini sob, berikan perekat paling akhir jangan di awal heheh OPS keceplosan.

Ndak apalah buat sobat tani semua, ingat perekat di akhir jangan di awal



Demikian pembahasan Budidaya pertanian - menanam cabai yang baik dan benar - tips mencampur obat perekat pada cabai

No comments:

Post a Comment

Semoga bermanfaat

Total Pageviews

Komentar

Tulis disini

Translate