Pepaya merupakan tanaman buah yang kaya akan manfaat mulai dari daun sampai akarnya.
Buah yang sudah matang dapat dikonsumsi dalam bentuk segar atau manisan, yang muda bias digunakan sebagai sayur. begitupula dengan daun yang muda,
Daunnya dapat digunakan untuk pakan ternak. untuk obat bias juga digunakan batang, akar, daun dan getahnya yang banyak mengandung papain sangat bermanfaat untuk kesehatan,
Tanaman ini bias tumbuh dimana saja mulai dataran rendah sampai tinggi, namun jika tumbuh di daerah yang terlalu banyak air/becek, tanaman ini lama kelamaan akan mati.
1. Pembibitan papaya
Pembibitan bias dilakukan secara generative/menggunakan bijinya. Cara ini paling mudah hanya memanfaatkan biji buah papaya yang berkualitas yang sudah masak dan berasal dari pohon yang berusia lebih dari 2 tahun.
Dan yang paling baik yaitu membeli biji yang sudah jadi.
Ingat ya kawan, biji yang di ambil adalah yang berada di tengah (potong pangkal dan ujungnya).
kemudian keringkan.
2. Penyemaian
Siapkan media semai yang terdiri dari tanah, pasir dan pupuk kandang dan masukkan ke media semai berupa polybag atau juga bias membeli media semai yang sudah jadi.
Untuk mempercepat tumbuhnya benih, rendah diair hanya kurang lebih 30 menit, buang biji yang ringan/benih yang langsung mengapung.
Setelah benih tumbuh lakukan perawatan dengan penyiraman, cukup basah saja jangan sampai kelebihan air karena bibit akan mati.
Setelah tingginya mencapai 10cm / mempunyai 8 helai daun, bibit siap di tanam di kebu,
Untuk menanam bibit dikebun, pilih bibit yang normal dan tidak terkena penyakit.
3. Persiapan tanam
Tahap ini bias dilakukan 2 minggu sebelum tanam dengan maksud agar lubang terkena sinar matahari dan membunuh bibit penyakit yang ada dalam tanah. Langkah awal dengan memberihkan kebuh dari semak/rumput. kemudian buat gundukan memanjang dengan tinggi kira-kiran 40-60 cm dengan mencampurkan pupuk kandang, UREA, KCL dan TSP.
cara pemupukan ada 2 yaitu dengan cara mencampur dengan tanah (jika gundukan ditutup plastic), atau memberikan pupuk di dasar lubang tanam jika tanah gundukan tidak ditutup plastic. Penutupan plasti dimaksudkan agar tidak ditumbuhi rumput yang akan mengganggu pertumbuhan bibit.
langkah selanjutnya membuat lubang tanam kira-kira diameter 60cm dan dalam 60 cm. dengan jarak 2x2 meter tiap lubang. pembuatan lubang dilakukan apabila kebun yang akan di tanam tidak dibuat gundukan. Gundukan juga berfungsi agar tanaman tidak tergenang air apabila terkena hujan lebat sehingga tanaman lebih aman.
Untuk yang membuat gundukan dan ditutup plastic, anda cuma melubangi plastic kira-kira diameter 20 cm dan lubang tanam secukupnya saja.
4. Penanaman
Keluarkan bibit dari polybag kemudian urug bagian dasar lubang kemudian tanam bibit dan penuhi lubang dengan tanah lagi sembari memberikan ajir.
Ajir sendiri bermanfaat untuk
5. Pemeliharaan
Selain buah zat papain pada pepaya juga dapat dimanfaatkan.
Sadap getah buah pepaya yang berusia 3 bulan dan gunakan wadah yang bebas logam karena akan mempengaruhi mutu papain yang akan dihasilkan.
Sadap getah pada pagi hari, dan hasil sadapan harus segera dicampur dengan air dengan perbandingan 1:4, kocok hingga benar-benar tercampur rata dab biarkan kira-kira 15 menit setalah itu saring larutan dengan kertas saring. Hasilnya dicampur dengan alcohol 80% sebanyak 5 kali dan tunggu beberapa jam agar terbentuk endapan. endapan tersebut dikeringkan dengan suhu 60 drajat (diangin-angikan) sampai kering. hasil pengeringan itu yang bisa dipasarkan.
Sekian dan terimakasih sudah berkunjung, semoga menambah manfaat
Buah yang sudah matang dapat dikonsumsi dalam bentuk segar atau manisan, yang muda bias digunakan sebagai sayur. begitupula dengan daun yang muda,
Daunnya dapat digunakan untuk pakan ternak. untuk obat bias juga digunakan batang, akar, daun dan getahnya yang banyak mengandung papain sangat bermanfaat untuk kesehatan,
Tanaman ini bias tumbuh dimana saja mulai dataran rendah sampai tinggi, namun jika tumbuh di daerah yang terlalu banyak air/becek, tanaman ini lama kelamaan akan mati.
1. Pembibitan papaya
Pembibitan bias dilakukan secara generative/menggunakan bijinya. Cara ini paling mudah hanya memanfaatkan biji buah papaya yang berkualitas yang sudah masak dan berasal dari pohon yang berusia lebih dari 2 tahun.
Dan yang paling baik yaitu membeli biji yang sudah jadi.
Ingat ya kawan, biji yang di ambil adalah yang berada di tengah (potong pangkal dan ujungnya).
kemudian keringkan.
2. Penyemaian
Siapkan media semai yang terdiri dari tanah, pasir dan pupuk kandang dan masukkan ke media semai berupa polybag atau juga bias membeli media semai yang sudah jadi.
Untuk mempercepat tumbuhnya benih, rendah diair hanya kurang lebih 30 menit, buang biji yang ringan/benih yang langsung mengapung.
Setelah benih tumbuh lakukan perawatan dengan penyiraman, cukup basah saja jangan sampai kelebihan air karena bibit akan mati.
Setelah tingginya mencapai 10cm / mempunyai 8 helai daun, bibit siap di tanam di kebu,
Untuk menanam bibit dikebun, pilih bibit yang normal dan tidak terkena penyakit.
3. Persiapan tanam
Tahap ini bias dilakukan 2 minggu sebelum tanam dengan maksud agar lubang terkena sinar matahari dan membunuh bibit penyakit yang ada dalam tanah. Langkah awal dengan memberihkan kebuh dari semak/rumput. kemudian buat gundukan memanjang dengan tinggi kira-kiran 40-60 cm dengan mencampurkan pupuk kandang, UREA, KCL dan TSP.
cara pemupukan ada 2 yaitu dengan cara mencampur dengan tanah (jika gundukan ditutup plastic), atau memberikan pupuk di dasar lubang tanam jika tanah gundukan tidak ditutup plastic. Penutupan plasti dimaksudkan agar tidak ditumbuhi rumput yang akan mengganggu pertumbuhan bibit.
langkah selanjutnya membuat lubang tanam kira-kira diameter 60cm dan dalam 60 cm. dengan jarak 2x2 meter tiap lubang. pembuatan lubang dilakukan apabila kebun yang akan di tanam tidak dibuat gundukan. Gundukan juga berfungsi agar tanaman tidak tergenang air apabila terkena hujan lebat sehingga tanaman lebih aman.
Untuk yang membuat gundukan dan ditutup plastic, anda cuma melubangi plastic kira-kira diameter 20 cm dan lubang tanam secukupnya saja.
4. Penanaman
Keluarkan bibit dari polybag kemudian urug bagian dasar lubang kemudian tanam bibit dan penuhi lubang dengan tanah lagi sembari memberikan ajir.
Ajir sendiri bermanfaat untuk
- Penopang tanaman supaya tidak mudah rebah/roboh. Pada tanaman yang masih dalam tahap pertumbuhan, pemberian tiang ajir sangat penting agar melatih tanaman tetap kokoh dan berada pada posisi yang ditentukan.
- Penopang tanaman agar tidak mudah rusak atau terkoyak akibat curah hujan tinggi, tiupan angin, atau karena adanya pengaruh senggolan dengan serangga, dan atau akibat dari aktivitas fisik lainnya.
- Agar tanaman tumbuh lurus ke arah langit/sejajar tumbuh ke arah atas, mencegah tanaman tidak tumbuh bengkok ke arah samping kanan, atau samping kiri;
- Memperbaiki fungsi tumbuhnya tanaman agar tetap maksimal;
- Agar penyampaian nutrisi tanaman dari akar ke atas organ tumbuh tanaman semakin optimal;
- Mempercepat proses fotosintesis pada tanaman, karena tanaman menghadap tepat di atas cahaya matahari.
5. Pemeliharaan
- Penyiangan dari rumput, apabila tanah gundukan diberi plastic anda akan lebih ringan karena rumput hanya berada diantara gundukan saja.
- Penyulaman, dimaksudkan untuk mengganti apabila ada bibit yang mati
- pemupukan, lakukan rutin setiap bulan sampai pohon pepaya sudah tidak produktif berbuah
6. Panen
Jika sudah berbuah, pada musim hujan bisa dipanen seminggu sekali untuk lahan 1Ha.
7. Pengendalian hama
a. Tungau dan hama merah
Apabila pada musim kemarau daun muda menjadi keriting dan bunganya ronotk, amati di balik daun mungkin terdapat serangga kecil berwarna kuning atau kemerah-merahan. jika ada kenungkinan tanaman terserang hama kutu daun atau tungau. Tungau hidup di balik daun dan bunga apabila dibiarkan hasilnya akan menurun bahkan tidak berbuah sama sekali.
Cara memberantas hama ini dengan menyemprotkan insektisida missal curacron thiodan atau yang alami menggunakan biji pohon jambe yang bisa membasmi ulat juga
b. Codot/burung
Untuk menghindari buah dimakan codot, lakukan pemanenan ketika buah belum matang ditandai dengan ada sedikit warna kuning. Pepaya jenis kalifornia memang tahan lama dari petik sampai matang bisa sampai 2 minggu.
Penyakit Pohon pepaya
1. Semai rebah *dumping off)
penyakit ini biasanya menyerang saat tanaman masih muda, biasanya ditandai dengan pangkal batang yang membusuk. Cara pecegahannya agar tidak menjangkit ke tanaman yang lain apabila terdapat tanaman yang terdapat tanda di atas segera dicabut dan dibuang dan semprot dengan fungisida missal M45, manzate, antrocol dll.
2. Layu
Penyakit ini menyerang akar tanaman terutama yang tanahnya basah/becek, jadi usahakan agar tanah tidak terlalu basah/becek.
Usahakan tanaman tidak kekurangan kallium (K) untuk meningkatkan daya tahan tanaman.
Kocor tanaman dengan trichoderma. Lakukan setiap 7 hari sekali (dosis lihat pada kemasan produk yang digunakan). Trichoderma berfungsi untuk menekan pertumbuhan cendawan Phytophthora didalam tanah.
Selain buah zat papain pada pepaya juga dapat dimanfaatkan.
Sadap getah buah pepaya yang berusia 3 bulan dan gunakan wadah yang bebas logam karena akan mempengaruhi mutu papain yang akan dihasilkan.
Sadap getah pada pagi hari, dan hasil sadapan harus segera dicampur dengan air dengan perbandingan 1:4, kocok hingga benar-benar tercampur rata dab biarkan kira-kira 15 menit setalah itu saring larutan dengan kertas saring. Hasilnya dicampur dengan alcohol 80% sebanyak 5 kali dan tunggu beberapa jam agar terbentuk endapan. endapan tersebut dikeringkan dengan suhu 60 drajat (diangin-angikan) sampai kering. hasil pengeringan itu yang bisa dipasarkan.
Sekian dan terimakasih sudah berkunjung, semoga menambah manfaat
No comments:
Post a Comment
Semoga bermanfaat