Fila Amank Farm ca-app-pub-4836435869284757/4320646519

Iklan javascript

Thursday, November 8, 2018


SUMBER ASAM AMINO YANG DIBUTUHKAN UNTUK IKAN
Protein merupakan sumber asam-asam amino yang mengandung unsur-unsur C, H, O dan N yang tidak dimiliki oleh lemak maupun karbohidrat. Mutu protein dinilai dari perbandingan asam-asam amino yang terkandung dalam protein tersebut. Pada prinsipnya suatu protein yang dapat menyediakan asam amino essensial dalam suatu perbandingan yang menyamai kebutuhan tubuh ikan, mempunyai mutu yang tinggi.Sebaliknya protein yang kekurangan satu atau lebih asam-asam amino essensial mempunyai mutu yang rendah.Asam-asam amino yang biasanya sangat kurang dalam bahan makanan disebut asam amino pembatas. Dari suatu penelitian dinyatakan bahwa pemberian pakan hendaknya dilakukan dengan pencampuran bahan asam amino pembatas atau dengan kata lain asam amino pembatas yang kurang pada sumber protein yang satu akan ditingkatkan oleh kadar asam amino pembatas dari sumber protein lainnya. Dalam pemberian pakan ikan juga harus diperhatikan jumlah asam amino esensial pembatasnya. Adapun yang dimaksud dengan asam amino esensial pembatas adalah asam amino esensial yang konsentrasi antara leusin dan valin berinteraksi dalam hubungan paralel dengan konsentrasi isoleusin.Kualitas protein berbeda beda tergantung  pada jenis dan jumlah asam amino penyusunnya. Kekurangan asam amino esensial akan mengakibatkan penurunan pertumbuhan retensi protein yang rendah disebabkan oleh tingginya perbedaan komposisi asam amino esensial dalam protein dibandingkan dengan komposisi asam amino esensial tubuh ikan.Penentuan kualitas protein dapat dilakukan dengan membandingkan komposisi asam amino esnsial pada pakan yang diberikan terhadap ikan yang diuji. Untuk membandingkan asam amino yang terdapat di dalam bahan baku pakan dengan bahan tambahan protein lainnya dapat dilakukan dengan perhitungan dengan cara evaluasi kimiawi / skor kimia. Semakin dekat jenis dan jumlah asam amino dalam bahan baku pakan dengan jenis dan jumlah asam amino dalam bahan tambahan protein, berarti semakin baik kualitas bahan baku tersebut. Persamaannya adalah sebagai berikut :

Skor kimia =    Asam amino dalam protein bahan baku pakan (g)      x 100%
                        Asam amino dalam bahan tambahan protein (g)

Penggunaaan protein pakan optimal ini dipengaruhi oleh kesimbangan protein dan energi yang tepat dan penambahan unsur-unsur vitamin dan mineral yang sesuai dengan kebutuhan ikan, proses pembuatan pakan dan penyimpannya serta pemberian pakan yang tepat dan penyediaan kondisi lingkungan (air) yang baik. Hal tersebut dinyatakan karena protein ikan pada kandungan optimal memberikan pertumbuhan maksimal pada ikan,
Berikut ini beberapa bahan yang mengandung protein tinggi yang dapat difungsikan sebagai pakan ikan :
·         Kedelai unggulan : dengan kandungan protein : 40-44 %
·         bungkil kacang kedelai /soyabean meal (SBM) dengan kandungan protein : 35 %
·         tepung ikan dengan kandungan protein : 40-45 %
·         biji wijen dengan kandungan protein : 38,2 %
·         biji karet mengandung 10 – 22% protein dan asam amino esensial

Penelitian membuktikan bahwa antar spesies ikan terdapat perbedaan yang sangat besar dalam kebutuhannya terhadap protein dan asam amino. Beberapa perbedaan tersebut kemungkinan disebabkan oleh perbedaan pada laju pertumbuhan, bobot pakan yang dikonsumsi, dan sumber asam amino dalam pakan. Kekurangan atau defisiensi akan protein atau asam amino esensial berakibat menurunkan perolehan bobot.      

No comments:

Post a Comment

Semoga bermanfaat

Total Pageviews

Komentar

Tulis disini

Translate