Fila Amank Farm: Management Pakan Ikan sistem RWS (Red Water Sistem) ca-app-pub-4836435869284757/4320646519

Iklan javascript

Thursday, July 26, 2018

Management Pakan Ikan sistem RWS (Red Water Sistem)


Pemberian pakan merupakan hal utama dalam segala jenis budidaya baik peternakan maupun perikanan karena pemberian pakan yang baik akan memberikan hasil maksimal disamping managemen pengelolaannya.
Management pakan yang baik disamping kualitas pakan, akan meningkatkan jumlah produksi, kualitas dan meminimalkan kuantitas pakan tersebut sehingga hasil yang didapat lebih maksimal.

Untuk lebih jelasnya kita simak management pakan berikut:

• Pemberian pakan setelah bibit normal (setelah tebar dan ikan sehat)
Dosis 5% - 1,5% dari berat total
umur 3 - 15 hari 5% sehari 4x •
umur 15- 25 hari 4% sehari 3x
umur 25 - 35 hari 3% sehari 3x
umur 35 - 45 hari 3% sehari 2x
umur 45-60 hari 2,5% sehari 2x
umur 60 - panen 1,5% sehari 2x
• Pakan harus dicampur probiotik dan diamkan minimal 10 menit
dalam pencampuran jangan sampai pakan menggumpal
• Tebar pakan dg merata,
penebaran harus cepat karena sifat ikan lele yang agresif, jadi memungkinkan semua ikan kebagian pakan terutama yang kalah dari segi ukuran dan kecepatannya. Jika kurang cepat ikan yang besar dan punya tenaga lebih akan mendapatkan lagi tebaran kedua sedangkan ikan kecil tidak dapat dari tebaran yang pertama

• Dosis pakan yg diberikan 80% dr jatah. (Mengantisipasi jumlah dan bobot ikan yang kurang)

PEMAKAIAN PROBIOTIK • Dicampurkan pakan dg dosis 10ml/kg • Ditambahi air/ tetes/gula merah baru dicampur pakan
• Diamkan sekitar 10 menit
• Tiap pemberian pakan wajib ditambahkan probiotik



Misal kita tebar ukur 3-5 dgn bobot 1100gr dgn jumlah 1000 ekor jdi / ekor bobotnya 1,1gr,cara pethitungan yg mudah :
( 3-15 = 5% )-----1,1x5% =55gr
55x12 hr = 660gram kita anggap sr 100% slma masa 12 hr ada kenaikan bobot 4.9gram menjadi 6 gram/ekor ( smpling )
( 15-25 hari = 4% )------6x4%= 240x10 =2400gr,sr msih sma 100% slma masa 10 hr ada kenaikan bbot 11 gram mnjdi 17gram/ekor ( sampling )
(25-35 hr = 3%)-----17x3% = 510gr x10 =5100 krn SRnya 98% menjdi =4998gr slm masa 10 hr ada knaikan bobot 13gr mnjdi 30gram/ekor ( smpling )
( 35-45hri = 3% )------30x3% =900 x 10hr = 9000gr krn SRnya 96% mnjadi 8640gr slma 10 hr ada knaikan bbot 26gr mnjdi 56gr/ekor( sampling )
( 45-60 hr = 2,5% )-----56 x 2,5% =1400gr x15 hr = 21000 krn SRnya 95% mnjdi 19950 slm masa 15hr ada kenaikan bbot 15 gram mnjdi 71gr/ekor ( smpling )
(60-70hr = 2,5% )------71 x 2,5% = 1775 x 10 hr = 17750 ,SR 95% mnjdi 16862gr slm 10 hri ada knaikan bbot 13 gr mnjadi 84gr/ekor ( sampling )
( 70-80hr = 2% )------84x2%= 1680gr krn SR 94% menjadi 15792gr slma 10 hr

Pengalaman saya,
Dari hasil pengamatan saya ketika bermain ke tempat pembudidaya, mereka menginginkan hasil yang maksimal dengan menggenjot pakan pada saat usia ikan sudah pertengahan atau dewasa. Menurut saya ini kurang tepat, logikanya ikan juga sama seperti manusia, jika manusia dewasa digenjot pakan+vitamin hasilnya pertumbuhannya kurang dan pertumbuhannya juga segitu2 saja selain itu juga hanya menghamburkan pakan karena tidak terserap secara maksimal oleh tubuh ikan.
Jika ingin menggenjot pakan berikan pada usia tebar 3-15 hari tebar (asumsi tebar ikan berusia 1-2 minggu atau ukuran 35 atau 47)
Berikan pada hari pertama pemberian pakan 9% dari bobot ikan (standarnya 5%) dan kurangi sampai hari ke 15 menjadi 4 %. setelah hari ke 15 berikan pakan dengan presentase normal.
Semoga bermanfaat, selamat mencoba.    

dari berbagai sumber

No comments:

Post a Comment

Semoga bermanfaat

Total Pageviews

Komentar

Tulis disini

Translate