Fila Amank Farm: Keunggulan Budidaya Lele Masamo ca-app-pub-4836435869284757/4320646519

Iklan javascript

Thursday, January 24, 2019

Keunggulan Budidaya Lele Masamo


Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mampu hidup diberbagai daerah dengan kondisi yang berbeda-beda serta juga dapat hidup di perairan payau Salah satu keunggulan ikan ini adalah mudah dibudidayakan, tidak hanya pembesaran, ikan lele juga mudah untuk dikembangbiakkan sendiri, jadi tidak perlu mengambil benih dari alam. 

Diberbagai daerah ikan lele telah terkenal karena rasanya yang enak dan mudah dijumpai. Hal tersebut membuat para petani untuk melakukan budidaya ikan lele karena permintaannya yang semakin meningkat. Namun bagi sebagian orang ikan lele dikatakan bau lumpur, namun itu dulu sebelum ada tehnik budidaya Red Water Sistem. Dengan sistem ini daging ikan lele jadi lebih enak dan tidak bau lumpur serta mengurangi penyusutan bobot ikan pasca panen.

Menjadikan peluang bisnis dalam melakukan budidaya ikan lele bahkan hingaa bisnis pemasaran dari hasil budidaya ikan lele tersebut.Sebelum melakukan budidaya ikan lele,kita perlu tahu terlebih dahulu jenis jenis ikan lele dan mana yang akan dipilih untuk dibudidayakan. Sekarang banyak jenis ikan lele yang bisa dibudidayakan dengan sedikit perbedaan masing masing terutama pada pertumbuhan ikan lele tersebut dari macam macam ikan lele tersebut seperti ikan lele dumbo,i sangkuriang, phyton,dan masamo. Seluruh jenis lele tersebut masih sama ikan lele tetapi masing masing jenis memiliki keunggulan berbeda beda.


Kali ini saya akan fokus pada jenis ikan lele Masamo, kenapa? yah lele masamo masih tergolong baru dan yang pernah saya coba juga.
Setahu saya Lele Masamo merupakan produk dari PT. Matahari Sakti Mojokerto tahun 2010 an. Pawalnya distribusi Ikan ini terbatas jaringan mitra perusahaan saja. 
lele Masamo merupakan hasil pengumpulan sifat berbagai plasma nutfah lele dari beberapa negara. Antara lain, lele asli Afrika, lele Afrika yang diadaptasi di Asia, Clarias macrocephalus/bighead catfish yang merupakan lele Afrika dan di kohabitasi di Thailand, dan lele dumbo (brown catfish). “Total ada 7 strain lele
Lele Afrika, terkenal kecepatan pertumbuhan dan ketahanan tubuh yang tinggi. Sedangkan lele Afrika yang telah mengalami kohabitasi domestik di Asia/Asia Tenggara memiliki toleransi yang tinggi terhadap lingkungan dan tahan terhadap penyakit lokal. Selain itu ada juga strain yang memiliki produktivitas telur tinggi (spawning rate) dan ada yang leboh efisien pakan.
Benih sebar yang diperuntukkan bagi budidaya pembesaran konsumsi – atau yang umum disebut Final Stock (FS) — dari breeding Masamo, memiliki sifat bertubuh besar, rakus makan tapi tetap efisien, keseragaman tinggi, stress tolerance tinggi, ketahanan penyakit tinggi, dan sifat kanibal rendah. Untuk sifat induk atau Parent Stock (PS) ditambah dengan spawning rate yang tinggi.
Lele Masamo memiliki ciri khas fisik cukup berbeda dengan lele Dumbo, Sangkuriang dan Phyton yang lebih dulu beredar. Dijelaskan Maylana, kepala lele Masamo lebih lonjong, menyerupai sepatu pantofel model lama. Sirip (patil) lebih tajam, badan lebih panjang dan berwarna kehitaman. Ketika stres, muncul warna keputih-putihan atau keabu-abuan.
Terdapat bintik seperti tahi lalat di sekujur tubuh masamo yang berukuran besar, memiliki tonjolan di tengkuk kepala, serta bentuk kepala lebih runcing. “Pada induk, tonjolan di tengkuk terlihat nyata. Sangat berbeda dengan induk jenis lain, sehingga jenis lele Masamo tak mungkin bisa dipalsukan,” ungkapnya.
Tetapi saat masih berukuran benih, secara fisik lele Masamo susah dibedakan dengan benih lele varietas lain. “Bedanya pada sifat. Masamo lebih agresif dan nafsu makan lebih kuat. Sehingga jika manajemen pakan tidak bagus bisa berakibat pada kanibalisme,” di dalam air gerakan lele masamo cenderung naik turun vertikal. 

Keunggulan lain dari ikan lele jenis masamo adalah dapat hidup pada daerah dataran tinggi dengan keadaan suhu air dan cuaca yang terlalu dingin.Selain itu ikan lele masamo memiliki keadaan fisik yang kuat dan kebal terhadap penyakit dan pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan dengan ikan lele jenis yang lainnya. Penyebab ikan lele masamo bisa tumbuh cepat ialah,cara makannya yang lumayan rakus sehingga tubuhnya lebih cepat besar dan cukup memerlukan waktu 2 hingga 2,5 bulan untuk memanennya. Dibandingkan ikan lele jenis yang lainnya,pemanenannya memerlukan waktu yang sedikit agak lama sekitar 3 bulanan.Jadi,jika permintaan ikan lele yang sangat banyak sementara pemasokan ikan lele kurang,melakukan budidaya ikan lele masamo cukup tepat untuk dilakukan.Sebab dipasaran banyak orang yang memburu ika lele terutama ikan lele jenis masamo ini. Daya tetas ikan lele masomo cukup tinggi diabanding ikanlele jenis lain yang terpaut 10 %.

Kelemahan lele masamo, dianggap rakus, jadi bagi pembudidaya yang kurang paham menganggap boros pakan padahal jika dilakukan dengan manajemen pakan yang baik justru akan lebih irit pakan.
Baca juga Managemen PakanAir merahCara Bibis Paka

Sumber (Berbagai sumber)


No comments:

Post a Comment

Semoga bermanfaat

Total Pageviews

Komentar

Tulis disini

Translate