Zat Pengatur Tumbuh (ZPT ) mempunyai peranan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman.
Pada saat ini dikenal lima kelompok utama ZPT yaitu auksin (auxins), sitokinin (cytokinins), giberelin (gibberellins, GAs), etilena (etena, ETH), dan asam absisat (abscisic acid, ABA). Auksin, Sitokinin, dan Giberelin bersifat positif bagi pertumbuhan tanaman pada konsentrasi fisiologis, etilena dapat mendukung maupun menghambat pertumbuhan, dan asam absisat merupakan penghambat (inhibitor) pertumbuhan.
ZPT sintetik ada yang memiliki fungsi sama dengan ZPT alami, meskipun secara struktural berbeda. Dalam praktik, seringkali ZPT sintetik yang dibuat manusia lebih efektif atau lebih murah bila diaplikasikan untuk kepentingan usaha tani daripada ekstraksi ZPT alami. Yang jelas ZPT sintetik lebih praktis dalam aplikasinya dan kandungan ZPT -nya sudah diketahui dengan pasti, berbeda dengan ZPT alami yang belum terukur kandunganya
Bahan yang dipakai untuk membuat ZPT Organik yaitu:
1. Bawang merah 1 ons
2. Kentang 1 ons
3. Lidah buaya 1 ons
4. Kentang 1 ons
5. taoge 1 ons
6. air kelapa muda 2 butir
7. gula merah/molase 1 ons
8. yakult 2 botol
cara membuata:
blander bahan nomer 1 - 5 sampai halus. untuk campuran blander gunakan air kelapa.
larutkan gula merah dengan air.
campurkan gula merah, yakult yang sudah dicairkan dengan air kelapa dan hasil blander
Masukkan semua bahan ke dalam dirigen 5 liter, tambahkan air sampai penuh.
Tutup rapat (benar-benar rapat) dan diamkan di tempat yang kering dan gelap.
Buka tutup tiap hari untuk membuang gas yang terbentuk dan tutup rapat kembali. lakukan hal yang sama sampai 7 hari.
Pada hari ke 8 ZPT ini sudah bisa digunakan
cara penggunaan
1. Untuk perendaman benih/bibit gunakan setengah gelas air mineral dan campurkan dengan 7 liter air.
2. untuk penyemprotan/penyiraman gunakan setengah gelas air mineral dan campurkan 20 liter air
Selamat mencoba semoga berkah
Salam tani Indonesia
No comments:
Post a Comment
Semoga bermanfaat